Subscribe:

yeahhhhhh

yeahhhhhh
jantan betina

Minggu, 27 Juni 2010

0
monyet gw....
15 yang di nekropsi buat penelitian ini.
susahnya mak....
tak sanggup dulu berfikir kalo ini jadi nilai di akhir semester ini

setiap hari belajar buat potong arteri
lalu meletakannya di kaset film
mpe gw ngeri ngelakuin kesalahan

Minggu, 20 Juni 2010

0
EVOLUSI ANJING

Siapa yang tidak mengenal anjing pada zaman yang modern ini?. Anjing merupakan hewan yang dipelihara oleh manusia untuk berbagai macam kepentingan. Zaman dahulu, anjing dan manusia sama-sama merupakan mahluk hidup primitive dan nomaden yang belum mengenal satu sama lainnya. Ketika terjadi perubahan lingkungan yang menyebabkan satwa-satwa buruan anjing liar ini semakin sulit dicari, anjing-anjing liar tersebut mulai mendekati pemukiman manusia dengan harapan mendapatkan sisa-sisa makanan dari manusia. Sejak saat itulah manusia mulai mengenal anjing, proses ini dimulai sejak 10.000-15.000 tahun silam.

Anjing modern (Canis familiaris) saat ini sudah memiliki bentuk atau sosok yang jauh berbeda dengan nenek moyangnya. BErdasarkan taksonominya, anjing digolongkan dalam ordo carnivore dan termasuk kedalam keluarga Canidae. KEluarga Canidae ini digolongkan menjadi empat group yaitu, Canis (grup anjing), Vulpes (grup rubah, kecuali rubah abu-abu), Dusycon (grup Culpeo), dan Bush Dog (anjing-anjing jenis lain). Genus canis termasuk satu genus dengan Serigala, Coyote, Jackal, dan Dingo.

Para peneliti berusaha mencari tahu berbagai teori sejarah yang membahas mengenai nenek moyang anjing. Mereka juga menduga bahwa nenek moyang anjing adalah Serigala, Rubah, dan Jackal. Namun terdapat satu lagi jenis anjing liar yang tidak termasuk ke dalam keluarga Canidae, anjing ini disebut Wild Cousins Dog. Anjing liar ini juga diduga menjadi nenek moyang anjing, hal ini mungkin dikarenakan oleh ciri-ciri yang dimiliki anjing ini hampir sama dengan serigala. Wild Cousins Dog dan serigala sama-sama memiliki kepala yang besar, gigi geligi, rahang kuat, mulut panjang, serta mereka sama-sama memiliki tingkat adaptasi tinggi pada berbagai tipe habitat.

Menurut Charles Darwin, ada 2 spesies anjing yaitu Serigala abu-abu (Canis lupus) dan Golden Jackal (Canis aureus) yang diduga sebagai awal mula anjing modern sekarang. Pendapat ini didukung oleh zoologis pada abad ke-20 oleh Konrad Lorenz.
Evolusi anjing telah dimulai sejak 60 juta tahun silam yaitu ketika zaman Paleocene. Evolusi ini melewati empat zaman yaitu, zaman Paleocene, zaman Oligocene, zaman Miocene, zaman Pliocene.

• Pada zaman Paleocene ada dua spesies yaitu Miacis dan Cynodictis.
Miacis merupakan hewan kecil dengan badan dan ekor yang panjang, memiliki gigi khas karnivora, berjalan seperti beruang, berotak kecil namun lebih besar jika dibandingkan dengan Creodont, serta memiliki kaki yang pendek. Miacis merupakan nenek moyang anjing, raccoon, beruang, weasel, hyena, musang, dan kucing.
Cynodictis memilik bentuk tubuh yang kecil dan langsing, kelengkapan giginya yang berjumlah 42 buah. Keturunan dari Miacis dan Cynodictis yang masih hidup sampai sekarang hanyalah musang.

• Zaman Oligocene (35 juta tahun lalu)
Cynodictis masih memiliki tubuh yang panjang dan kaki yang pendek. Miacis mengalami perkembangan menjadi turunan anjing, contohnya seperti beruang, hyena, kucing, dan anjing. Keturunan anjing inilah yang masih bertahan hidup.

• Zaman Miocene ( 20m juta tahun lalu)
Menjadi awal evolusi anjing yang sesungguhnya yaitu keluarga Canidae. Terdapat Mesocycon, hewan mirip anjing dengan rahang yang lebih kecil. Akhir zaman ini Cynodictis mengalami evolusi menjadi Cynodesmus. Cynodesmus kemudian berkembang menjadi Tomarctus, anjing dengan rahang besar dan panjang. Tomarctus merupakan nenek moyang jackal, serigala, rubah, dan hyena).

• Zaman Pliocene ( anjing sudah berbentuk seperti sekarang)
Terjadi 5-7 juta tahun lalu. Hewan sudah berjalan dengan empat kaki dan satu jarinya sudah mengalami perubahan taji. Zaman ini ditemukan Etruscan, yang menjadi nenek moyang langsung dari anjing dan serigala



Ni kalo pengen dilampirin juga boleh…….
Kesamaan antara anjing dengan serigala:
1. Gigi mereka berjumlah 42 buah
2. Memiliki 50-52 tulang belakang
3. Penciuman tajam
4. Memiliki penyakit yang sama
5. Hewan malam
6. Kebiasaan dan tingkah laku sama
7. Selaput mata mampu berkontraksi
8. Berjiwa pemimpin
9. Kecenderungan menggali tanah
10. Masa kehamilan selama 9 minggu
11. Anak akan membuka mata pada umur 2 minggu.


sumber. panduan lengkap memelihara, merawat dan melatih anjing kesayangan . N.S Budiana. 2007. Penebar swadaya

Akhirnya…acara ini terlaksana juga, bekerja sama dengan UKM LAWALATA IPB. Kegiatan ini dilaksanakan dei kampus IPB serta di gunung Kapur Ciampea, dramaga Bogor. Tapi sebelum acara tersebut dilaksanakan, peserta RC (Rock climbing) dibekali terlebih dahulu mengenai RC itu sendiri.
RC adalah teknik memanjat tebing batu dengan memanfaatkan cacat batuan yang ada pada tebing (tonjolan, rekahan, lekukan ataupun lubang). RC dibagi menjadi dua tipe, yaitu Free climbing dan aid climbing. Free Climbing yaitu cara pemanjatan, dimana si pemanjat hanya menggunakan tangan dan kaki saja tanpa bantuan alat untuk menyelesaikan rute/jalur pada sebuah tebing. Alat yang digunakan hanya digunakan sebagai pengaman diri saja, bukan untuk menambah ketinggian.
Yang termasuk dalam Free Climbing :
a. Bouldering
b. Buildering
c. Toproping
d. Lead Climbing
e. Free Solo
Sedangkan Aid Climbing yaitu Suatu teknik pemanjatan dengan menggunakan alat tambahan untuk menambah ketinggian, dan semua alat yang dibawa boleh di gunakan sebagai bantuan (menarik quick draw, menggunakan etrier, dll) untuk menambah ketinggian. Intinya, bagaimana caranya sampai ke puncak . Contoh dari Aid climbing ini adalah:
1. Big Wall Climbing
2. Ice Climbing
3. Alpine Climbing
Bagi yang pemula sangat disarankan untuk memulai contoh free climbing yang Toproping, dimana pemanjat sepenuhnya dijaga oleh belayer serta Anchor atau tali pengaman di bagian atasnya. Pemula sebaiknya tidak melakukan jenis pemanjatan yang lain karena jenis pemanjatan lainnya membutuhkan ketelitian serta kemampuan yang lebih tinggi. Selain itu dalam climbing juga dibutuhkan peningkatan komponen fisik dan non-fisik. Kekuatan fisik diantaranya adalah kekuatan, kelenturan serta ketahanan. Jika seorang pemanjat tidak memiliki komponen fisik yang cukup bagus maka kemungkinan besar akan mengalami kegagalan untuk mencapai puncak yang dituju. Komponen non fisik yang dibutuhkan adalah kesiapan mental serta tehnik yang tepat. Semua komponen ini penting, selain untuk mempersiapkan diri secara fisik namun juga persiapan mental yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi medan yang sebenrnya.

Sabtu, 05 Juni 2010

0

salam jumpa....
he..he baru tau ternyata begini susahnya untuk bisa maju...contohnya saja
buat ngelola blog ini...baru mengerti ini itunya meski baru dikit. Pantesan dari kemarin ni blog g da yang mengunjungi.

gw mau menceritakan dikit tentang temen-temen terbaik gw yang gw punya
hidup gw di kampus....
mereka
arifin Budiman Nugraha
Yuvita Meilany
Indra Bagus Priastomo

arifin atau lebih dikenal dengan sebutan IPIN....bapak komti sejati aesculapius
tapi bagi gw....dy om terbaik yang pernah gw punya.
cowok golongan darah B yang doyannya kena penyakit diare

Kamis, 03 Juni 2010

0
 
Copyright 2009 Ni Made Ferawati