Aku pergi ke padang ilalang
Bertemu seorang pemuda
Tampan dan berwibawa
Tangannya sayu tanpa semangat
Matanyapun tertutup
Pucat…..
Pemuda itu tanpa nafsu
Aku meninggalkannya..
Namun..seruak kebimbangan membuntutiku
Mengapa aku harus menangis?
Aku menginginkan dia
Serapuh apapun dia…
Aku jauh lebih menginginkannya
Meski tak sanggup berusaha menjadi penopangnya
Sekuat apapun dia berdiri
Aku tetap menginginkannya…
Tanpa mampu ku keluarkan lagi
Sekelumit mantra yang kuat
Untuk menjatuhkan hatinya
Dalam kalutnya rasa egois
Dan sepi yang hampir tertutup rapat-rapat.
Aku menginginkannya…
Puisi untuk nenek
Aku mulai tua
Saat duduk di beranda rumah
Dengan kakiku yang terjulur
Memperlihatkan kakiku
Yang keriput….
Kain penutupku pun sudah kusut
Rambutku beruban
Dan mataku sudah mulai rabun….
Hingga aku tak mampu lagi melihat
Betapa baiknya orang lain.
Aku kesepian
Dengan tubuhku yang mulai rapuh
Sepi tanpa penopang di kanan kiriku
Sepi Tanpa cucu dan menantuku
Aku takut,
Saat kematian mulai mendekat
Takut akan harapan yang belum sempat aku wariskan
Kepada cucu-cucuku…
Kepada orang-orang yang tak sanggup aku temui dikemudian hari
Dan aku mulai merindukan mereka…
Aku hanya terdiam
Mulai berfikir…
Kapan terakhir kali aku memeluk mereka?
Memakaikan baju kepada mereka
Dan mulai berteriak marah lalu menangis
Ketika mereka meninggalkan aku..
Aku ingin bertemu mereka..
Menitipkan senyum dengan rasa bahagia
Dalam hidupku yang masih tersisia ini….
Aku mulai tua
Saat duduk di beranda rumah
Dengan kakiku yang terjulur
Memperlihatkan kakiku
Yang keriput….
Kain penutupku pun sudah kusut
Rambutku beruban
Dan mataku sudah mulai rabun….
Hingga aku tak mampu lagi melihat
Betapa baiknya orang lain.
Aku kesepian
Dengan tubuhku yang mulai rapuh
Sepi tanpa penopang di kanan kiriku
Sepi Tanpa cucu dan menantuku
Aku takut,
Saat kematian mulai mendekat
Takut akan harapan yang belum sempat aku wariskan
Kepada cucu-cucuku…
Kepada orang-orang yang tak sanggup aku temui dikemudian hari
Dan aku mulai merindukan mereka…
Aku hanya terdiam
Mulai berfikir…
Kapan terakhir kali aku memeluk mereka?
Memakaikan baju kepada mereka
Dan mulai berteriak marah lalu menangis
Ketika mereka meninggalkan aku..
Aku ingin bertemu mereka..
Menitipkan senyum dengan rasa bahagia
Dalam hidupku yang masih tersisia ini….
Langganan:
Komentar (Atom)
